Sebut Hanya Bisa Dikalahkan Dengan Money Politik
MUARATEBO – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dengan tegas menyatakan siap memenangkan pasangan Yopi Muthalib dam Sri Sapto Eddy (Yopi-Sapto) selaku Calon Bupati (Cabup) dan Calon Wakil Bupati (Cawabup) Tebo periode 2011-2016.
Bahkan PDIP optimis bakal memenangkan pasangan ini untuk satu putaran. “Yopi-Sapto hanya dapat dikalahkan dengan money politic,” tandas Eko Suwanto, salah satu anggota dest Pilkada PDIP dari Jakarta.
Eko, yang didampingi oleh sejumlah pengurus PDIP, Sri Vidia Wati, Sekretaris Dewan Pengurus Daerah (DPD) Provinsi Jambi, dan Wartono Triyan Kusumo, Ketua DPC Kabupaten Tebo, pada kesempatan jumpa pers di Wall Room Posko PDIP, di Rimbo Bujang, Rabu (16/2) sekitar pukul 20.00 WIB, menjelaskan beberapa alasan yang membuat PDIP optimis dapat memenangkan pasangan tersebut, seperti loyalitas para kader partai pendukung, beberapa program yang ditawarkan untuk rakyat, dan beberapa kontrak politik yang telah dilaksanakan oleh pasangan Yopi-Sapto dengan rakyat menjelang menghadapi pemilihan nanti.

Dari kanan, Eko Suwanto Anggota Des Pilkada, Sri Vidia Wati Wakil Ketua DPD, dan Wartono Triyan Kusumo Ketua DPC, dalam kegiatan konferensi pers.(F:Ryance)
Bahkan PDIP optimis bakal memenangkan pasangan ini untuk satu putaran. “Yopi-Sapto hanya dapat dikalahkan dengan money politic,” tandas Eko Suwanto, salah satu anggota dest Pilkada PDIP dari Jakarta.
Eko, yang didampingi oleh sejumlah pengurus PDIP, Sri Vidia Wati, Sekretaris Dewan Pengurus Daerah (DPD) Provinsi Jambi, dan Wartono Triyan Kusumo, Ketua DPC Kabupaten Tebo, pada kesempatan jumpa pers di Wall Room Posko PDIP, di Rimbo Bujang, Rabu (16/2) sekitar pukul 20.00 WIB, menjelaskan beberapa alasan yang membuat PDIP optimis dapat memenangkan pasangan tersebut, seperti loyalitas para kader partai pendukung, beberapa program yang ditawarkan untuk rakyat, dan beberapa kontrak politik yang telah dilaksanakan oleh pasangan Yopi-Sapto dengan rakyat menjelang menghadapi pemilihan nanti.



JAMBI - Pemerintah dan DPR RI sudah menetapkan kesepakatan pendapatan negara dan hibah pada APBN tahun 2011 sebesar Rp 1.104,9 triliun. Selain itu juga ditetapkan belanja negara yang dialokasikan sebesar Rp 1.229,5 triliun.”Dari alokasi belanja negara tersebut Rp392,98 triliun (T) atau 31,96% merupakan belanja transfer ke daerah,” jelas Gubernur Jambi Hasan Basri Agus (HBA) saat Penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Provinsi Jambi Tahun Anggaran 2011, Kamis sore (30/12), di Ruang Pola Kantor Gubernur Jambi.















